SEMHAPHORE DIGUNAKAN JUKIR

Apa pendapat kalian tentang bendera semaphore yang digunakan oleh jkir(juru parker) sebagai media untuk mengondisikan kendaraan. Telah diketahui seorang pria sekita 40 tahunan berpakaian rompi ngepam, celana pendek seperempat, badanya membungkuk, berkalung pluit dengan memegang kayu yang ada bendera semaphore tak beraturan dikedua tanganya. Dia megondisikan kendaraan didepan toko pusat oleh-oleh khas jogja. Tanganya memainkan bendera semaphore tak beraturan disertai bunyian pluit yang ditiupnya. Seperti orang pramuka saja pria ini ya,,,,,,,,???

                Pendapat anak pramuka mengenai hal ini tidak begitu mempermasalahkan. Karena memang penggunaan bendera semhaphore untuk member kode dan isyarat kepada seseorang. Jukir ini telah memenuhi kaidah dalam fungsi dari bendera semhapore. Jukir ini member member kode dan isyarat dengan menggunakan bendera semhaphore selayaknya anak pramuka. Hanya saja dia tidak mengetahui kode-kode dan kunci untuk membaca semhaphore sebenarnya. Karenanya Jukir ini asal-asalan dalam memainkan  bendera tersebut.
                Dari pendapat seperti yang dijelaskan diatas, masih banyak anak pramuka lain yang bingung untuk memberi pendapatnya  mengenai pertanyaan bagaimana bendera semaphore kalau digunakan untuk mengondisikan pemarkir oleh juru parker.
Mungkin dari kakak-kakak  atau adik-adik mempunyahi pendapat tentang masalah ini bisa di sharingkan bersama.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Dwi Wicaksana | Universitas Jember © 2016 ~ Sarana Informasi Kuliah Universitas Jember
Skip to toolbar