Pramuka Unej, memaknai 37 tahun UKM tertua di Universitas Jember

Pendirian Gugudepan 02-101/02-102 Racana Damarwulan – Srikandi Universitas Jember diawali dengan diadakannya pertemuan oleh Kak Arifin Sutrisno, Kak Siti Wahyuna Bintari, Kak Heru Baskoro dan Kak Sri Ratnawati. Dengan mendapat dukungan dari Bapak Sutarto yang sekaligus pada saat itu sebagai Pembantu Rektor III Universitas Jember. Masa persiapan Gugusdepan diawali pada tanggal 28 Oktober 1979 sesuai dengan SK. Rektor Universitas Jember No. 7861/PT.32.SK/0/011 dengan status “Gugusdepan Persiapan”, kemudian pada tanggal 25 Desember 1981 berubah menjadi Gugusdepan resmi. Hal itu dibuktikan dengan adanya SK. Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Jember No. 10/KPTS/TK.XXX/1981 dengan nomor Gugusdepan 533-534. Selanjutnya, pada tahun 1984 adanya perkemahan koordinasi yang menghasilkan nama Racana yang semula Racana Tawangalun berganti menjadi Racana Macan Putih untuk Putra dan Tawangalun untuk Putri.

Pada awal kepengurusan periode 1986/1987 nomor Gugusdepan 533-534 berubah menjadi Gugusdepan 02-101/02-102 dengan SK. Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Jember No. 02/KPTS/C.3/1986. Dengan perubahan nomor Gudep tersebut juga disesuaikan dengan adanya amsal/tekad Racana yaitu “Sayeg Saeka Praya” yang berarti bersama-sama dalam mencapai tujuan dan digunakan sampai saat ini. Kemudian, pada masa bakti 1988/1989 nama Racana Putra dari Racana Macan Putih berganti menjadi Racana Damarwulan dan Racana Putri dari Racana Tawangalun berganti menjadi Racana Srikandi. Mengambil nama Damarwulan dengan maksud perubahan tersebut sebagai upaya penggalian potensi SDM yang ada di Jember. Letkol Moch. Sroedji yang populer sebagi pahlawan Jember pernah membentuk satuan Brigade untuk melawan penjajah yang mempunyai nama Brigade Damarwulan. Pada masa tersebut Pusaka ada juga mengalami pergantian, yang semula Kapak berganti menjadi Cupu bergambar lambang Unej dan Tunas Kelapa. Kemudian, seiring dengan berjalannya waktu; hal serupa juga terjadi dengan disempurnakannya pusaka adat Racana Putra yaitu Tombak dab Payung untuk Racana Putri.

Sejak berdirinya hingga tahun 1995, Gudep Universitas Jember telah mengalami berbagai upaya perubahan dan peningkatan yang cukup berarti bagi anggota dan Universitas Jember. Hal tersebut dapat dilihat dari berbagai kegiatan prestasi dalam mengadakan kegiatan yang berhasil dan bermanfaat bagi masyarakat.
Kegiatan Bina Desa yang dilaksanakan di Desa Kranjingan Kecamatan Sumbersari 1981 membawa perubahan dan pengaruh besar bagi masyarakat setempat, bekerjasama dengan walikota Jember dan melibatkan instansi Dinas lain yang ada di Kabupaten Jember, seperti: Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jember, Dinas Perkebunan, dan Dinas Perhutani KPH Jember. Walaupun masa tersebut adalah masa perintisan organisasi, akan tetapi kegiatan-kegiatan yang diselenggarakan oleh pelopor kita sunguh membanggakan. Dapat dilihat pada saat itu, dirintisnya usaha melaui koperasi Pramuka, kemudian berkembang menjadi Unit Simpan Pinjam, selanjutnya unit jasa fotokopi dan pengetikan.

Kegiatan lain menandai perjalanan awal Gugusdepan diantaranya yaitu: donor darah setiap bulan, Latihan Pengembangan Kepemimpinan diikuti oeh wakil-wakil senat dan BEM Unej, merintis perpustakaan Pramuka. Selain itu, Gerakan Pramuka Unej pernah mendapat kepercayaan dari Dirjen Dikti untuk menyelenggarakan Latihan Pengembangan Kepemimpinan Penegak dan Pandega wilayah Indonesia Timur. Gerakan Pramuka Unej sangat mengutamakan adanya kemandirian dalam pengelolaan organisasi, terutama dalam penandaan operasional. Aktifitasnya tetap memperhatikan keseimbangan antara keberadaan mahasiswa sebagai makhluk sosial dan tidak berdiri sendiri. Sehingga aktifitas kegiatan di Pramuka Unej harus ada relevansinya bagi masyarakat. Demikian hal itu tetap dipegang teguh oleh anggota Pramuka Unej sampai saat ini. Usia 37 tahun tidaklah muda, berbagai upaya perbaikan tiap kepengurusan terus dilakukan, baik dalam SDM anggota dan juga peran serta kepada masyarakat Jember.

Dalam kurun waktu 1980-1995, Gerakan Pramuka Unej terus memprakarsai dan mengikuti berbagai kegiatan dengan mengirimkan anggota ke berbagai daerah, baik tingkat regional maupun kegiatan nasional Geraka Pramuka Unej selalu hadir dan berperan aktif. Jika dirangkai dalam kurun waktu tersebut, beberapa kegiatan diantaranya:
1.Kemah Kerja Mahasiswa Nasional, Pontinak
2.Pelatihan Keprotokolan, Kursus Mahir Dasar
3.Seminar Kepramukaan se Kabupaten Jember tentang “Kepemimpinan dan Peran serta Pramuka dalam Pembangunan Masyarakat”.
4.Lomba Karya Tulis Kepramukaan se-karesidenan Besuki.
5.Latihan Dasar Managemen Kepramukaan Penegak Pandega se-Kabupaten Jember.
6.Diskusi Panel Kepramukaan di Universtas Airlangga Surabaya
7.Lokakarya Nasional di Semarang.
8.KKBM Nasional di Nusa Tenggara Barat.
9.Latihan Pengembangan Kepemimpinan Jawa Timur ke X.
…dan kegiatan lainnya dalam rangka peningkatan kualitas SDM anggota Gerakan Pramuka Unej.

Dalam kiprahnya, sampai saat ini kedua Racana satu Gugusdepan saling bahu membahu dan saling melengkapi. Sementara itu, untuk memupuk dan mewujudkan jiwa nasionalisme dan patriotisme pada kepengurusan 1988/1989 mulai dirintis kegiatan Napak Tilas Letkol Moch. Sroedji dengan rute gerilya dari Darungan, Tanggul; hingga berakhir di Karangkedawung, Mumbulsari. Sampai saat ini kegiatan Napak Tilas terakhir dilaksanakan pada 2015 lalu dan terus akan berlanjut ditahun mendatang. Pegiat Pramuka dari berbagai daerah baik di Jawa Timur dan diluar Jawa Timur turut serta dalam kegiatan akbar tersebut. Jalinan kerjasama dengan keluarga Letkol Moch. Sroedji dalam rangka mendorong dan mewujudkan gelar pahlawan Nasional terus dilakukan sampai saat ini. Dengan kegiatan inilah, Gerakan Pramuka Unej dipandang dan sudah cukup ada nama dalam rentetan Gudep di Jawa Timur. Seiring dengan berjalannya waktu, pergantian pengurus harus dilaksanakan tiap tahunnya. Pergantian pemimpin terus bergulir, wajah baru regenerasi terus berganti.

Dalam mewujudkan kualitas dan kuantitas anggota, berdasarkan AD dan ART Gerakan Pramuka, musyawarah Penegak Pandega harus diadakan setahun sekali, maka untuk mewujudkan hal tersebut Gerakan Pramuka Unej tiap tahun selalu menyelenggarakan upaya pemenuhan dan penyempurnaan pembinaan anggota Gudep melalui Musyawarah Pandega, yang biasa disingkat Musdega tiap akhir periode kepengurusan. Gerakan Pramuka Unej terus berusaha mewujudkan kegiatan menarik berbasis bakti kepada masyarakat. Memasuki era 2000-an dan sampai saat ini, Gerakan Pramuka Unej terus melakukan terobosan baru. Kegiatan-kegiatan yang diselenggarakan dengan berprinsip pada metode pendidikan kepramukaan terus dilakukan. Upaya pemenuhan dan terjalinnya hubungan dengan pihak Universitas semakin meningkat dan mendapat dukungan penuh. Meski semakin banyak unit kegiatan kampus di tingkat Universitas, grafik peminat ikut dan tergabung di anggota Pramuka cukup baik dan meningkat. Kebutuhan Gugusdepan selalu mendapat dorongan dan dukungan penuh dari bidang kemahasiswan Universitas Jember.

Jalinan kerjasama tersebut tentunya terwujud melalui rencana kerja dan program kerja yang matang dan berjenjang. Program kerja antar waktu tahun demi tahun harus tetap bersinggungan, sehingga dinamika anggota dan pengurus antar waktu terus mendapat bekal ilmu yang bermanfaat bagi perkembangan gudep. Memasuki tahun 2010, Gerakan Pramuka Unej semakin mengepakkan sayapnya. Perkembangan teknologi semakin meningkat. Nama Gerakan Pramuka Unej semakin dikenal oleh pegiat Pramuka seluruh Nusantara. Kemudahan akses dan jangkauan menjadi mobilitas yang baik dengan adanya pemanfaatan media online sampai saat ini. Terbukti dengan adanya kegiatan Napak Tilas Letkol Moch. Sroedji yang dilaksanakan pada tahun 2014 lalu, mendapat simpati dari pegiat Pramuka di Jawa Timur. Kwarda Jatim memberikan sumbangsih dalam rangka suksesnya kegiatan. Peserta di ikuti oleh Penegak Pandega karesidenan Besuki, adapula peserta terjauh dari Universitas Pakuan, Bogor. Hal ini membuktikan bahwa Gerakan Pramuka Unej tidak berpola mengembangangkan kegiatan dilingkup internal saja, melainkan juga bisa mencakup kegiatan nasional. Tentunya, sikap positif dari Rektor Universitas Jember Moh. Hasan saat itu, dapat diapresiasi dengan kedatangan beliau membuka kegiatan.

Hal lain dalam upaya pembinaan anggota Gerakan Pramuka, tahun demi tahun Gerakan Pramuka Unej memberikan kegiatan yang semenarik mungkin yang dapat diikuti oleh Penegak Pandega khususnys di Kabupaten Jember. Tahun 2015 lalu, Gerakan Pramuka Unej sukses menyelenggarakan kegiatan Lokategak. Ajang perlombaan selama 3 hari dengan maksud mengetahui kualitas penegak se-karesidenan Besuki. Selain itu, dalam waktu yang sama untuk kedua kalinya Gerakan Pramuka Unej ikut berpartisipasi dalam kegiatan internasional yaitu JOTA-JOTI pada Agustus tahun lalu. Seiring dengan perkembangan jaman, tiap tahunnya dilakukan pergantian Dewan Racana, agar regenerasi organisasi terus berjalan dan adanya peningkatan baik dalam diri masing-masing anggota dan organisasi. Tahun 2016 di kepengurusan ini, Imam Kholyubi dan Susi Purwati diberi amanah oleh anggota berdasarkan Musdega Tahun 2016 untuk memimpin Racana Damarwulan- Srikandi dengan didampingi Kak Anang Purwito sebagai Pembina Satuan Putra dan Kak Hamiliya sebagai Pembina Satuan Putri.

Pengembangan karakter moral menghadapi dan menemukan jati diri anggota Pramuka adalah melalui pembinaan di Gugusdepan. Untuk itu, dalam perekrutan anggota baru Gerakan Pramuka Unej senantiasa memperhatikan berbagai aspek diantaranya Bina Diri, Bina Satuan dan Bina Masyarakat.

Melalaui kegiatan Terima Tamu Racana dan Diklcat CAB, Gerakan Pramuka Unej bermaksud memberikan pendidikan dan pembinaan kepramukaan dijenjang Perguruan Tinggi dengan ketercapaian kecakapan seorang Pandega. Selain itu, di tahun ini telah terlaksana Latihan Pengembangan Kepemiminan dan Kursur Pembina Pramuka Mahir Dasar. Tentunya, kaitannya dengan kegiatan tersebut jalinan kerjasama harus tetap dipegang teguh, terutama dengan Kwartir Cabang sebagai pengendali roda Gerakan Pramuka di Jember, selai itu dengan Dewan Kerja Cabang yang menjadi wadah pembinaan Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega di Jember.

Selanjutnya, kami berharap diusia ke 37 tahun ini Gerakan Pramuka Unej tetap bisa mempertahankan panji kehidupan Pramuka di tingkat Perguruan Tinggi, dengan membawa kode moral di kehidupan masing-masing anggota dalam bermasyarakat. Latihan rutin terus akan dilakukan sebagai ajang dan media belajar anggota. Kegiatan-kegiatan menarik terus dilakukan dalam rangka peningkatan kualitas SDM yang sejajar dengan Gudep Perti se-Indonesia. Tekad “Sayeg Saeka Praya” tetap tertanam dalam hati dan sikap masing-masing anggota. Kualitas Pramuka sejajar dengan kualitas pendidikan di kampus dan berjalan dengan beriringan saling memenuhi. Akhir kata, atas nama Gerakan Pramuka Unej, saya ingin menyampaikan pesan di akhir lembaran ini…

“Untuk sebuah organisasi seperti Gerakan Pramuka Unej, kaderisasi menjadi program prioritas, bukan hanya untuk melanjutkan yang sudah ada, tetapi juga untuk meneruskan perjalanan meraih cita-cita, Gerakan Pramuka Unej diproyeksikan bukan untuk satu atau dua tahun kedepan, melainkan untuk puluhan tahun bahkan hitungan abad”.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Dwi Wicaksana | Universitas Jember © 2016 ~ Sarana Informasi Kuliah Universitas Jember
Skip to toolbar